Waktu pertama belajar tentang Decision Support System (DSS) & Executive Information System (EIS), intinya DSS itu digunakan untuk membantu mengambil keputusan baik terstruktur maupun tidak terstruktur. Sedangkan EIS, mirip dengan EIS hanya beda level penggunanya saja. EIS biasanya digunakan untuk level atas sebuah organisasi. Keduanya sama-sama digunakan untuk mengambil keputusan. Biasnyanya DSS ditampilkan secara lebih detail dibandingkan dengan EIS.
Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini penjabarannya.......
- Dicision Support System (DSS)
Decision Support System (DSS) merupakan suatu aplikasi yang terkomputerisasi untuk dapat menghasilkan suatu keputusan dimana merupakan perpaduan penting antara faktor komputer dengan faktor manusia, dimana bagian masalah yang bersifat terstruktur akan ditangani oleh aplikasi program, sedangkan bagian masalah yang bersifat tidak terstruktur akan ditangani oleh manusia untuk pengambilan keputusan.
Beberapa tipe keputusan adalah berikut ini:
- Terstruktur : problem yang rutin, berulang dan memiliki pemecahan yang standar berdasarkan analisa kuantitatif
- Tidak terstruktur : problem yang masih kabur dan cukup kompleks yuang tidak ada solusi langsung dapat digunakan/diimplementasikan seketika
- Semi Terstruktur : sebagian structured dan sebagian unstructured Unstructured dan semi structure perlu standar untuk meningkatkan kualitas informasi, memberikan beberapa alternatif solusi
Tahapan dalam pengembangan Decision Support System (DSS)
- Intelligent, untuk mengetahui situasi dan kondisi secara keseluruhan untuk digunakan pengambilan keputusasn lebih lanjut
- Design, merupakan aktifitas mencari, membangun, dan menganalisis kemungkinan solusi atau melakukan manipulasi informasi, mencari alternatif, memberikan bobot resiko/benefit pada alternatif. Kegiatan ini bertujuan untuk penemuan fakta (Fact Finding), dan melakukan analisis penyebab terjadinya temuan tersebut serta pengembangan alternatif situasi yang ada dalam tahap intelligent
- Choice, untuk melakukan memilih beberapa alternatif berdasarkan kegiatan design. Memilih satu solusi yang paling baik untuk dapat diimplementasikan
- Implementation, untuk melakukan implementasi dan penerapan dari pengambilan solusi alternatif serta melakukan evaluasi sesuai kebutuhan
Mengapa perlu dibangun Decision Support System (DSS)?
- Mendapatkan keuntungan DSS, diantaranya untuk meningkatkan kualitas keputusan, meningkatkan produktivitas, mengurangi waktu dan biaya, meningkatkan kepuaasan konsumen dan karyawan
- Ketidakstabilan ekonomi
- Kesulitan dalam memperoleh berbagai tujuan bisnis
- Kompetisi yang meningkat
- E-commerce
- Sistem yang ada tidak memberikan support decision making
- Membutuhkan informasi yang lebih akurat
- Departemen Teknologi Informasi terlalu sibuk
- Executive Information System (EIS)
Executive Information System (EIS) merupakan salah satu manajemen sistem informasi yang digunakan untuk memudahkan dalam pembuatan keputusan dari eksekutif senior untuk mencapai target strategis organisasi.
Karakteristik EIS:
- Mendukung aktifitas manajer yang tidak terstruktur dibanding dengan problem keputusan spesifik dan berulang
- Mendukung executive terutama pada tahap pengambilan keputusan intelligence dengan teknik analisa data secara komprehensif
- User friendly interface, mudah, dan intuitive untuk digunakan
- Berorientasi pada masa yang akan datang dengan perilaku organisasi yang lalu
- Utamanya menggunakan data, bukan model serta diarahkan dengan menggunakan teknologi IT yang mutakhir
- Secara khusus ada pelacakan CSF, exception reporting, drill down, atau drill cross investigation dan analisa trend
- Berfokus pada identifikasi masalah
- Menggunakan database secara luas
- Dapat dibentuk menjadi gaya pengambilan keputusan individu
Perbedaan antara EIS & DSS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar